Banyak dari para pemain ahli mengatakan bahwa bermain biola kamu harus relax, kamu haru tidak ada ketegangan, sehingga permainan kamu bisa baik. Itu semua betul, akan tetapi yang menjadi masalah utama disini adalah bukan mengenai harus relax nya, akan tetapi, bagaimana supaya bisa relax?
Saya rasa mungkin ada beberapa diantara teman teman yang belajar biola juga mengalami apa yang saya alami. Diawal saya mulai belajar biola, guru saya juga menasehatkan untuk bahwa bermain biola jangan kaku, harus relax donk, jangan tegang. Tapi masalahnya bagaimana?
Bagaimana ini yang selama sekian lama saya belajar, saya tidak menemukan solusinya, bahkan saya bertanya tapi rasanya kok buntu. Di komunitas juga saya melihat, ada orang yang bisa dengan cepat mencapai hal ini, ada yang lama tidak bisa bisa. dari mereka yang bisa saya bertanya, mereka hanya menjawab, ya sering latihan saja. Tapi tetap masih kurang memuaskan, karena kalo bilang sering latihan, saya juga sering latihan, tapi ngga bisa juga mencapai hal ini.
Saya terus berpikir, apa, pasti ada hal yang saya lewatkan. Pasti ada yang bisa dilakukan yang mereka secara tidak sadar lakukan, akan tetapi saya tidak, dan saya tidak temukan.
Maka saya mencoba berbagai macam cara dan bentuk untuk melatih permainan saya. Sampe akhirnya saya menemukan, bahwa emang ada hal yang terlupakan oleh saya sebelumnya.
Yaitu Untuk dapat melakukan suatu hal dengan Relax, dan tidak tegang, maka langkah pertama adalah kita harus bisa melakukan hal itu terlebih dahulu dengan nyaman. Sebab bagaimana mungkin kita bisa menggerakan jari kiri kita diatas finger board untuk memencet senar kalo cuma sekedar menggapai senar aja kita ngga sanggup, sehingga harus bekerja keras dan menahan sakit di lengan.
Jadi ketika saya temukan hal ini maka kemudian saya berlatih untuk membuat tangan saya terbiasa dengan posisi diatas finger board, dan setelah itu saya merasakan bahwa sedikit demi sedikit saya mulai bisa bermain lebih relax.
Sebab ketika saya sudah bisa melakukan dengan nyaman, maka pikiran saya mulai bisa mengamati keadaan tangan saya, mulai merasakan dimana sih terdapat ketegangan ditangan yang bisa di kendurkan, tanpa dihalangi oleh rasa sakit, atau tanpa harus memikirkan untuk memaksa tangan bergerak menuju posisi yang diinginkan, karena semuanya sudah bisa berjalan dengan nyaman sehingga semuanya bisa diambil alih oleh otak bawah sadar.
Jadi teman teman, buat yang baru mulai belajar, ingat ya, belajar dan latih tangan anda untuk bisa melakukan apa yang harus dilakukan untuk bisa bermain biola dengan nyaman terlebih dahulu, maka nanti segala yang lain akan bisa menyusul dengan lebih cepat.
Ok, mungkin segini dulu sharing saya kali ini, selamat berlatih. ^_^
Kunjungi juga blog saya tentang biola.
Saya juga mencoba menulis blog mengenai biola dalam bahasa inggris, mungkin teman teman mau coba baca, kunjungi Learning Violin blog.
Showing posts with label Belajar biola. Show all posts
Showing posts with label Belajar biola. Show all posts
Cara Merawat & Membersihkan Biola
Buat kita yang menggemari alat music satu ini, tentu kita bukan cuma mau untuk bermain alat music ini saja bukan. Kita juga punya kewajiban untuk merawat alat music kesayangan kita ini, agar terlihat tetap cantik,, seperti julukannya dari biola yaitu "The Queen Of Instrument".
Oleh sebab itu kita harus jaga kebersihan dan keindahannya. Salah satu caranya adalah setiap kali sehabis selesai digunakan, harus segera dibersihkan, dengan kain yang halus, dibersihkan dari semua bubuk rosin yang nempel, sebab bubuk rosin ini apabila didiamkan, tidak dibersihkan akan mengeras dan menempel sehingga akan sangat susah dibersihkan.
Apabila bubuk rosin yang menempel di senar, dan mengeras, itu masih bisa dibersihkan dengan minyak kayu putih. Akan tetapi kalo di body biola agak susah, karena beberapa biola tidak tahan dengan minyak kayu putih, dan bisa menyebabkan pernis nya luntur, dan ini cukup merepotkan, karena bukannya kita membersihkan malah bisa jadi merusak biola.
Oleh sebab itu buat yang mau coba bersihkan dengan minyak kayu putih, hati hati, di cek dulu, apakah biolanya pernisnya tahan atau tidak. Alternatif lain bisa coba membeli cairan pembersih, tapi ini juga harus melakukan test sebelum membersihkan biola, untuk melihat apakah biola anda tahan terhadap cairan ini atau tidak.
Jadi yang terutama perawatan yang paling penting adalah harus membersihkan biola setiap selesai digunakan. Ada beberapa orang yang berpendapat bahwa kalo biolanya terlihat banyak bekas rosin itu cool, karena biar kelihatan sering latihan, tapi menurut pendapat saya, tidak cool sama sekali bahkan jorok. Kalo soal banyak latihan akan terdengan begitu anda menggesek biola anda, suaranya akan menunjukkan apa anda sering latihan atau tidak, bukan dari kotornya biola oleh bekas rosin.
Ok, segini dulu sharing saya kali ini.
Semoga berguna, dan selamat berlatih.
Music apa saja sih bisa dimainkan Dengan Biola
Mungkin buat kita yang baru mau belajar bermain biola, kadang ada yang bertanya tanya, music apa saja sih yang bisa dimainkan dengan biola?
sebetulnya biola ini adalah alat music yang cukup Flexible, kenapa? Karena hampir semua jenis music bisa dimainkan dengan biola ini. Gak Percaya? Coba saja cari di Youtube, segala jenis music, mulai dari classic, pop, country, jazz, irish, bahkan music dangdut sekalipun bisa.
Jadi sebetulnya beljar biola kita ngga perlu kuatir dengan apa music yang nanti ya dapat dimainkan, karena begitu banyak yang dapat dimainkan dengan alat music yang satu ini.
Emang mungkin pada awal mula kita belajar biola, kita disuguhi dengan berbagai music classic, etude, dan lain lain yang mungkin kurang disukai, karena yang belajar mungkin berharap bisa belajar music pop misalnya. Akan tetapi sebenarnya, music classic ini mempunyai banyak hal unik yang dibutuhkan untuk membentuk teknik kita.
Jadi apabila kita bisa menguasai music classic, maka nantinya, kita mau mendalami music genre apapun, tidak akan terlalu sulit lagi, karena kita sudah punya dasar belajar yang kuat di music classic ini.
Tokoh tokoh pebiola terkenal yang suka membawakan music pop, misalnya David Garret, dia juga belajar dengan latar belakang music Classic, bahkan dia bersekolah di Juilliard School amerika.
Jadi jangan kuatir kalo anda ingin belajar biola, disarankan untuk belajar dan mulai dari music classic terlebih dahulu. Karena disana dasar dasar kita bermain akan dilatih. ^_^
Ok, mungkin ini dulu Sharing dari saya kali ini,
Selamat Berlatih ya teman teman.
Oh, iya kunjungi juga Postingan saya yang lalu mengenai "Belajar Biola :Mengenal Rhytm"
Tips Perawatan Biola
Buat kita yang belajar biola, biola ini tentu sangat penting buat kita, dan oleh sebab itu harus dirawat, karena sama dengan barang yang lain kalau tidak dirawat maka akan bisa cepat rusak. Berikut saya bagikan beberapa tips dalam merawat biola.
Yang pertama adalah senar, senar ini bagian biola yang cukup penting, dan juga bisa jadi cukup mahal, oleh karena itu perlu dirawat agar awet.
Beberapa tips agar senar awet diantaranya adalah:
Selamat berlatih ya teman teman. ^_^
Yang pertama adalah senar, senar ini bagian biola yang cukup penting, dan juga bisa jadi cukup mahal, oleh karena itu perlu dirawat agar awet.
Beberapa tips agar senar awet diantaranya adalah:
- Setiap selesai bermain, bagian senar yang dipegang tangan kiri kita, dibersihkan (di lap) dengan kain, kenapa? Karena biasa selama bermain tangan kita bisa berkeringat dan keringat ini kalo tidak dibersihkan bisa menyebabkan senar berkarat dan cepat putus. Juga bagian yang digesek bow juga, untuk membersihkan sisa rosin yang menempel, karena sisa rosin ini apabila didiamkan akan mengeras dan akhirnya susah dibersihkan.
- Bagian body biola, kususnya daerah deket senar yang di gesek, dan finger board pun juga harus sering dibersihkan dari rosin, karena apabila rosin dibiarkan lama akan mengeras dan susah untuk dibersihkan. Sehingga biola jadi terlihat kotor dan tidak sedap dipandang. ^_^
- Untuk membersihkan body biola harus berhati hati, gunakan cairan pembersih khusus untuk biola, dan sebelumnya coba di test ke bagian leher biola yang tersembunyi dulu, karena kadang ada biola yang vernisnya tipis, sehingga sensitif terhadap cairan pembersih sekalipun.
Selamat berlatih ya teman teman. ^_^
Macam Macam Senar Biola
Malam teman teman, apa kabar?
Hari ini saya kan membahas mengenai topik yang hari ini kita bahas di gathering Komunitas Biola AVC Bandung yaitu macam-macam senar.
Apabila dilihat dari bahan membuatnya senar itu bisa kita golongkan menjadi 3, yaitu:
Hari ini saya kan membahas mengenai topik yang hari ini kita bahas di gathering Komunitas Biola AVC Bandung yaitu macam-macam senar.
Apabila dilihat dari bahan membuatnya senar itu bisa kita golongkan menjadi 3, yaitu:
- Steel Core
Senar dengan steel core ini umumnya, umurnya lebih panjang, dan juga biasanya sih karakter suaranya lebih kearah bright.Contoh Senarnya adalah Pirastro Chrom Core, D'Dario Prelude, dll - Synthetic Core
Senar dengan Synthetic Core ini biasanya bentuknya sedikit lebih besar dari steel core. Contoh Senarnya adalah Thomastic Dominan, Pirastro Tonica, dll - Guts Core
Senar dengan guts core ini jarang terdapat di indonesia karena kurang cocok dengan iklim kita, dan lagi juga perawatannya lebih susah ketimbang 2 senar yang diatas.
Senar bagian belakang, yang dipasang ke tail piece juga ada 2 macam, yaitu:
- End Ball
Ujung yang untuk dikait ke tail piece berbentuk seperti bulatan logam. - Loop End
Ujungnya adalah senar yang membentuk lingkaran. Untuk memasang senar dengan loop end, butuh fine tuner khusus.
Jadi untuk senar ini cukup banyak variasi dan macamnya.
Juga dari segi merk ada banyak merk senar yang beredar dipasaran, seperti misalnya, Pirastro, Thomastic, D'dario, dan banyak lagi yang lain.
Untuk pembelian senar, kita juga harus perhatikan jenis suara biola kita, apabila biola kita suaranya bright, maka kita pakai senar steel core, akan lebih cocok, suara akan keluar lebih bright.
Jadi untuk menemukan yang cocok dan sesuai selera kita juga perlu experiment, akan tetapi dengan panduan diatas kita paling tidak tau beberapa hal mendasarnya.
Ok, mungkin ini aja sharing dari saya kali ini.
Selamat malam, dan selamat berlatih ya teman teman. ^_^
Partitur Musik Gratis Untuk Biola
Buat temen temen yang baru belajar biola, kadang mungkin masih sedikit mempunyai koleksi lagu, untuk dicoba dimainkan, dan mungkin pensaran, pengen cari cari partitur yang sudah emang di siapkan buat alat music biola ini.
Waktu jaman dahulu, mungkin akan sangat susah, akan tetapi sekarang dengan berkembangnya teknologi yang semakin canggih, terutama adanya internet ini, maka hal ini tidak lagi menjadi masalah, bahkan ada banyak website yang menyediakan music sheet, khususnya lagu folk song, dan lagu classic, secara gratis.
Mungkin teman teman bisa coba kunjungi:
Waktu jaman dahulu, mungkin akan sangat susah, akan tetapi sekarang dengan berkembangnya teknologi yang semakin canggih, terutama adanya internet ini, maka hal ini tidak lagi menjadi masalah, bahkan ada banyak website yang menyediakan music sheet, khususnya lagu folk song, dan lagu classic, secara gratis.
Mungkin teman teman bisa coba kunjungi:
- www.imslp.org ini adalah library Muisic Classic yang cukup lengkap. Disana bahkan disediakan partitur lagu classic untuk full orkestra, bukan hanya violin.
- violinsheetmusic.org ini juga menyediakan berbagai partitur untuk biola, baik music classic maupun lagu rakyat (Folk song).
Itu diantaranya beberapa website yang menyediakan partitur secara gratis. Mungkin masih banyak lagi yang lain, teman teman bisa coba search. Kalo ada yang bagus untuk di tambahkan, mungkin bisa info ke saya. ^_^
Ok, itu dulu sedikit share dari saya kali ini ya teman teman.
Selamat berlatih. ^_^
Bagian Bagian dari Bow
Bow itu adalah bagian penting dari violin untuk menghasilkan suara, dan ternyata bow ini pun juga tidak sesederhana tampaknya. Ada banyak bagian dalam bow ini.
Berikut gambar dari bow beserta bagian bagiannya:

Itu adalah gambar dari bow beserta bagian bagiannya. Tension screw ini adalah bagian yang bisa kita putar untuk mengatur ketegangan dari hair bow, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita. Normalnya adalah kita mengencangkan hair bow ini sampe jarak antara hair bow dengan bow stick kurang lebih sampai kelingking kita bisa berada diantaranya.
Nah untuk hair bow ini, ingat, setiap kita selesai menggunakan violin, saya sarankan untuk selalu mengendurkan kembali hair bow. Kenapa? Karena bila hair dalam keadaan tegang dalam waktu lama, maka hair bow bisa memanjang, dan apabila ini terjadi kita akan kesulitan untuk mengencangkan hair bow ini.
Bow ini sendiri juga bahan untuk membuatnya bervariasi, mulai dari hairnya, ada yang menggunakan bahan sintetis, ada juga yang menggunakan rambut ekor kuda. Untuk bahan terbaik buat hair bow ini adalah yang dari rambut ekor kuda. Dari segi penampilan emang akan sangat susah dibedakan antara yang rambut ekor kuda atau bukan, karena tampilannya mirip sekali, akan tetapi kita bisa cek dengan cara, ambil 1 lembar hairnya, kemudian dibakar, apabila ketika dibakar baunya seperti rambut terbakar, berarti itu adalah dari bahan ekor kuda.
Itu sekilas mengenai bow hair. Untuk bow sticknya juga ada yang terbuat dari kayu, dan ada dari fibre carbon. Dan untuk bow ini pun harganya sangat bervariasi sama dengan biola, mulai dari yang paling murah, dengan harga dibawah 100 ribu rupiah, sampai dengan harga diatas puluhan, bahkan bisa mencapai ratusan juta rupiah.
Ok, ini dulu mungkin sharing dari saya kali ini mengenai violin bow.
Semoga berguna, and thanks for reading. ^_^
Berikut gambar dari bow beserta bagian bagiannya:
Itu adalah gambar dari bow beserta bagian bagiannya. Tension screw ini adalah bagian yang bisa kita putar untuk mengatur ketegangan dari hair bow, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita. Normalnya adalah kita mengencangkan hair bow ini sampe jarak antara hair bow dengan bow stick kurang lebih sampai kelingking kita bisa berada diantaranya.
Nah untuk hair bow ini, ingat, setiap kita selesai menggunakan violin, saya sarankan untuk selalu mengendurkan kembali hair bow. Kenapa? Karena bila hair dalam keadaan tegang dalam waktu lama, maka hair bow bisa memanjang, dan apabila ini terjadi kita akan kesulitan untuk mengencangkan hair bow ini.
Bow ini sendiri juga bahan untuk membuatnya bervariasi, mulai dari hairnya, ada yang menggunakan bahan sintetis, ada juga yang menggunakan rambut ekor kuda. Untuk bahan terbaik buat hair bow ini adalah yang dari rambut ekor kuda. Dari segi penampilan emang akan sangat susah dibedakan antara yang rambut ekor kuda atau bukan, karena tampilannya mirip sekali, akan tetapi kita bisa cek dengan cara, ambil 1 lembar hairnya, kemudian dibakar, apabila ketika dibakar baunya seperti rambut terbakar, berarti itu adalah dari bahan ekor kuda.
Itu sekilas mengenai bow hair. Untuk bow sticknya juga ada yang terbuat dari kayu, dan ada dari fibre carbon. Dan untuk bow ini pun harganya sangat bervariasi sama dengan biola, mulai dari yang paling murah, dengan harga dibawah 100 ribu rupiah, sampai dengan harga diatas puluhan, bahkan bisa mencapai ratusan juta rupiah.
Ok, ini dulu mungkin sharing dari saya kali ini mengenai violin bow.
Semoga berguna, and thanks for reading. ^_^
Belajar Bermain biola, apakah sudah terlambat?
Sering kali saya mendengar ada yang bertanya, saya sudah umur segini baru mau belajar apakah sudah terlambat? apakah saya masih bisa belajar?
Menurut saya namanya belajar umur berapapun tidak menjadi masalah. Dan untuk setiap lapisan umur punya kesulitannya sendiri sendiri, jadi tidak bisa dibilang umur tertentu lebih baik untuk belajar dibanding umur yang lain. Akan tetapi satu hal yang ngga bisa diubah, yaitu kalo kita sudah umur 20 tahun misalnya, dan baru belajar alat music, ya jangan berharap umur 21 tahun udah jago donk. hahahahaha... ^_^
Mereka yang diumur muda sekitar 20 tahun udah fasih bermain alat music rata rata mereka belajar sejak balita, katakan sejak umur 5 tahun aja, berarti mereka sudah menghabiskan 15 tahun untuk belajar. Nah kalo mau kita setara dengan mereka, masa kita baru belajar satu atau dua tahun udah minta keahlian sama, kan ga mungkin.
Jadi kembali lagi, namanya belajar itu proses butuh waktu, butuh ketekunan kita dalam menjalaninya. Tidak ada yang instan. Semua butuh latihan. Jadi untuk semua yang mau belajar jangan berkecil hati karena tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar.
Manusia bisa selalu belajar selama masih hidup. Yang penting mind set kita harus betul. Satu hal harus dipahami dengan jelas dulu, bahwa yang namanya keahlian itu datangnya dari latihan, dari pengulangan, bukan dari tahu, seperti salah seorang Violinis dari jepang Shinichi Suzuki bilang bahwa: "Knowledge is not skill, knowledge plus 10.000 repetition create skill."
Tau resep masakan tidak bisa menjadikan kita koki handal, akan tetapi, tau resep, dan kita mencobanya terus berulang ulang sampe mendapatkan hasil yang baik, itulah yang membuat kita menjadi tukang masak yang handal.
Ok, ini dulu sharing dari saya kali ini.
Semoga berguna. ^_^
Menurut saya namanya belajar umur berapapun tidak menjadi masalah. Dan untuk setiap lapisan umur punya kesulitannya sendiri sendiri, jadi tidak bisa dibilang umur tertentu lebih baik untuk belajar dibanding umur yang lain. Akan tetapi satu hal yang ngga bisa diubah, yaitu kalo kita sudah umur 20 tahun misalnya, dan baru belajar alat music, ya jangan berharap umur 21 tahun udah jago donk. hahahahaha... ^_^
Mereka yang diumur muda sekitar 20 tahun udah fasih bermain alat music rata rata mereka belajar sejak balita, katakan sejak umur 5 tahun aja, berarti mereka sudah menghabiskan 15 tahun untuk belajar. Nah kalo mau kita setara dengan mereka, masa kita baru belajar satu atau dua tahun udah minta keahlian sama, kan ga mungkin.
Jadi kembali lagi, namanya belajar itu proses butuh waktu, butuh ketekunan kita dalam menjalaninya. Tidak ada yang instan. Semua butuh latihan. Jadi untuk semua yang mau belajar jangan berkecil hati karena tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar.
Manusia bisa selalu belajar selama masih hidup. Yang penting mind set kita harus betul. Satu hal harus dipahami dengan jelas dulu, bahwa yang namanya keahlian itu datangnya dari latihan, dari pengulangan, bukan dari tahu, seperti salah seorang Violinis dari jepang Shinichi Suzuki bilang bahwa: "Knowledge is not skill, knowledge plus 10.000 repetition create skill."
Tau resep masakan tidak bisa menjadikan kita koki handal, akan tetapi, tau resep, dan kita mencobanya terus berulang ulang sampe mendapatkan hasil yang baik, itulah yang membuat kita menjadi tukang masak yang handal.
Ok, ini dulu sharing dari saya kali ini.
Semoga berguna. ^_^
Perfect Pitch Apakah bisa dipelajari?
Akhir akhir ini saya sangat penasaran sama yang namanya perfect pitch. Karena begini, dalam belajar music, ya music otomatis berhubungan dengan suara, dan oleh karena itu kepekaan telinga kita menjadi salah satu kunci untuk kita bisa belajar music dengan efektif.
Akan tetapi banyak diantara kita yang belajar music, bahkan untuk membedakan suara nada yang satu dengan yang lain pun masih susah, karena kita tidak bisa hapal dengan persis namanya nada suara.
Akan tetapi ada beberapa orang, yang mempunyai suatu talenta khusus, yaitu mereka bisa membedakan nada dengan jelas begitu mereka dengar nada tersebut, mereka dapat mengidentifikasi dengan tepat nada tersebut.
Akan tetapi hal yang lebih menarik lagi, katanya hal ini bisa dipelajari. Wow.....
Setelah research di internet, emang dikatakan ada beberapa orang yang langsung memiliki bakat ini sejak lahir, akan tetapi apabila anda tidak memilikinya anda bisa melatihnya, hanya memerlukan usaha kerja keras extra saja.
Memori kita mengenai nada itu butuh dilatih. Mungkin pada saat awal kita belajar music, kita mau bedain antara nada fals ama ngga aja kita ngga bisa, akan tetapi dengan seiring seringnya kita mendengar telinga kita bisa makin terasah untuk mendengar bahkan untuk menghapal pun awalnya jangka pendek kita ingat.
Misal tuning, kita denger nada A dari piano, kemudian kita ingat, kita cocokan dengan nada a di senar biola kita, sampe sama. Ini adalah salah satu bentuk hal yang melatih kita mengingat nada. Makin sering kita lakukan ingatan ini bisa bertahan makin lama. Sehingga akhirnya kita bisa mengingat nada tersebut.
Emang tidak ada jalan yang mudah, akan tetapi tidak ada yang mustahil kalo kita betul betul menginginkannya.
Ok, selamat berlatih teman teman.
Akan tetapi banyak diantara kita yang belajar music, bahkan untuk membedakan suara nada yang satu dengan yang lain pun masih susah, karena kita tidak bisa hapal dengan persis namanya nada suara.
Akan tetapi ada beberapa orang, yang mempunyai suatu talenta khusus, yaitu mereka bisa membedakan nada dengan jelas begitu mereka dengar nada tersebut, mereka dapat mengidentifikasi dengan tepat nada tersebut.
Akan tetapi hal yang lebih menarik lagi, katanya hal ini bisa dipelajari. Wow.....
Setelah research di internet, emang dikatakan ada beberapa orang yang langsung memiliki bakat ini sejak lahir, akan tetapi apabila anda tidak memilikinya anda bisa melatihnya, hanya memerlukan usaha kerja keras extra saja.
Memori kita mengenai nada itu butuh dilatih. Mungkin pada saat awal kita belajar music, kita mau bedain antara nada fals ama ngga aja kita ngga bisa, akan tetapi dengan seiring seringnya kita mendengar telinga kita bisa makin terasah untuk mendengar bahkan untuk menghapal pun awalnya jangka pendek kita ingat.
Misal tuning, kita denger nada A dari piano, kemudian kita ingat, kita cocokan dengan nada a di senar biola kita, sampe sama. Ini adalah salah satu bentuk hal yang melatih kita mengingat nada. Makin sering kita lakukan ingatan ini bisa bertahan makin lama. Sehingga akhirnya kita bisa mengingat nada tersebut.
Emang tidak ada jalan yang mudah, akan tetapi tidak ada yang mustahil kalo kita betul betul menginginkannya.
Ok, selamat berlatih teman teman.
Bermain Cepat, VS Bermain Lambat
Kalo buat yang awal awal belajar biola, tentu yang namanya kecepatan itu susah sekali ya.
Saya juga inget, dulu pertama kali coba biola, cuma tempo 60 (1 detik satu ketuk) itu aja terasa susah. hahaha... ^_^ Ya itu wajar sih, karena kita baru saja mulai.
Saya berpikir, dan mengingat lagi masa pertama kali belajar, bahkan sekarang pun saya masih mengalami hal ini, kalo saya ingin bermain jauh lebih cepat lagi dari yang saya mampu sekarang.
Tapi saya rasa apa yang menyebabkan disini ada setidaknya bisa digolongkan jadi 2 yaitu Faktor Fisik kita dan faktor dari pikiran, atau kemampuan otak kita untuk melakukannya.
Saya coba bahas satu persatu dua hal ini ya.
- Faktor Fisik
Pada saat kita mulai bealajar biola, posisi memegang biola ini tentu bukan posisi natural yang bisa dicapai dengan mudah oleh badan kita, bahkan kita harus melatih badan kita terlebih dahulu untuk mampu menjangkau posisi posisi yang sulit.
Sebagai contoh, kelingking tangan kanan kita biasa tidak pernah digunakan, sehingga pada saat memegang bow, cenderung menegang, karena tidak bisa menahan berat bow, ini harus kita latih kekuatannya dulu, sehingga dia bisa berada diujung bow dengan relax.
Gambar dikiri ini menunjukkan bagaimana Posisi Jari kelingking diatas bow.
Demikian juga untuk tangan kiri kita dalam menjangkau senar, itu juga bukan posisi yang mudah, kita perlu melatih, agar jari kita bisa menjangkau posisi posisi sulit, dan terbiasa untuk berada di posisi posisi tersebut, sehingga bisa dengan cepat dan relax mencapai posisi tersebut.
Salah satu latihan untuk melatih jari ini adalah dengan posisikan Jari telunjuk menkan senar g, Jari tengah menekan senar D, jari manis menekan senar A, dan kelingking menekan senar E.
Kemudian coba satu persatu jari itu petik senar, cari posisi dimana masing masing jari hanya menyentuh satu senar saja. Latih sampai bisa melakukan hal ini dengan mudah.
- Faktor Pikiran
Faktor pikiran adalah kita harus membiasakan otak kita untuk melakukan sesuatu sampai pada akhirnya kita bisa lakukan tanpa harus berpikir lagi. Misalnya saja pada saat anda naik motor, apakah anda sekarang kalau naik motor selalu berpikir, kapan naik gigi, terus aku mau pindah gigi, kaki harus gerak kemana? Pasti tidak bukan itu semua terjadi secara otomatis.
Begitu juga di biola, kita harus berlatih sampe tahap itu. Apa saja yang dilatih? ya jari untuk menemukan not di finger board, dan juga tempo, kita harus latih, sehingga tanpa mikir tempo pun kita bisa dapat temponya.
Ini semua butuh banyak latihan.
Saya sebelumnya pernah bahas juga mengenai tempo di "Berlatih dengan Metronome" barangkali bisa membantu untu melatih hal ini.
Jadi itulah kira kira hal hal yang saya rasakan harus sangat diperhatikan untuk meningkatkan permainan biola kita diawal awal. dan kedua hal itu menjadi fondasi sangat penting untuk kita belajar di tingkatan selanjutnya.
Ok, ini dulu tulisan saya kali ini,
semoga berguna, dan selamat berlatih ya.
Kenapa Harus Scroll?
Ada yang pernah bertanya, kenapa kok kalo biola bentuk ujung atasnya scroll, kenapa ga yang lain? ada pengaruhnya ngga sih ke suara biola?
Untuk pertanyaan ini, saya sempat research dari goole, mencari cari berbagai informasi seputar ini. Dan hasilnya, rata rata mengatakan bahwa sebetulnya ngga ada pengaruhnya antar bentuk scroll dengan suara biola, hanya saja biola ini selain instrument, dia juga merupakan karya seni, jadi segi keindahannya pun harus ada. Itulah sebabnya kenapa ada scroll diujung biola.
Dan bentuk dari scroll ini juga ngga harus scroll kok. Ada juga yang membuat bentuk seperti bentuk kepala hewan, dll.
Jadi sebetulnya tidak ada kaitan antara bentuk scroll dengan suara biola. Hanya saja scroll juga melambangkan gulungan kertas kalo jaman dahulu kala juga sebelum orang membuat buku, maka informasi penting, dan banyak pengetahuan ditulis dalam kertas yang digulung.
Mungkin ini juga salah satu alasan kenapa kok dipilih bentuk scroll, karena scroll juga melambangkan pengetahuan. hahahaha......
Mungkin saja, tapi mungkin tidak, kalo mungkin teman teman ada yang punya informasi mengenai hal ini, bisa coba kirimkan ke saya, untuk saya coba lakukan penelitian. ^_^
Ok, mungkin segitu aja mengenai scroll ya. ^_^
Untuk pertanyaan ini, saya sempat research dari goole, mencari cari berbagai informasi seputar ini. Dan hasilnya, rata rata mengatakan bahwa sebetulnya ngga ada pengaruhnya antar bentuk scroll dengan suara biola, hanya saja biola ini selain instrument, dia juga merupakan karya seni, jadi segi keindahannya pun harus ada. Itulah sebabnya kenapa ada scroll diujung biola.
Dan bentuk dari scroll ini juga ngga harus scroll kok. Ada juga yang membuat bentuk seperti bentuk kepala hewan, dll.
Jadi sebetulnya tidak ada kaitan antara bentuk scroll dengan suara biola. Hanya saja scroll juga melambangkan gulungan kertas kalo jaman dahulu kala juga sebelum orang membuat buku, maka informasi penting, dan banyak pengetahuan ditulis dalam kertas yang digulung.
Mungkin ini juga salah satu alasan kenapa kok dipilih bentuk scroll, karena scroll juga melambangkan pengetahuan. hahahaha......
Mungkin saja, tapi mungkin tidak, kalo mungkin teman teman ada yang punya informasi mengenai hal ini, bisa coba kirimkan ke saya, untuk saya coba lakukan penelitian. ^_^
Ok, mungkin segitu aja mengenai scroll ya. ^_^
Merekam Permainan Biola Sewaktu Berlatih.
Bermain biola itu boleh dibilang seperti kita bernyanyi, yaitu apa yang kita dengar pada saat kita mainkan biola itu akan sedikit berbeda dengan apa yang orang dengar. Pernah merekam suara anda sendiri?
Saya dulu pertama kali merekam suara saya, waktu saya dengar saya nyaris ngga kenal suara siapa itu, dan saya bertanya tanya kok suara saya seperti ini ya? waduh... hahahahaha... ^_^
Nah, begitu juga dengan bermain biola. Emang seperti merekam suara, ngga enak sih sebetulnya mendengarkan rekaman suara kita bermain biola, apalagi kalo kita sudah biasa mendengar permainan biola dari para pemain biola profesional. Tapi justru inilah titik yang membuat kita mengerti, seperti apa sebenarnya level permainan biola kita.
Jadi dengan cara merekam permainan kita kita jadi bisa memperhatikan banyak hal yang mungkin lepas dari perhatian kita pada saat kita bermain. Antara lain, pada saat kita mendengarkan rekaman kita bisa cek, apakah kita bermain dengan tempo yang stabil, terus bagaimana permainan kita apakah sudah mengalir? atau masih tersendat sendat. Terus intonasi kita bagaimana? apakah masih ada nada nada yang sumbang? Kalo ya, disebelah mana?
Nah berdasarkan ini, jadi kita tau dan kita punya acuan untuk melatih bagian mana yang harus diperbaiki.
Jadi ada baiknya apabila anda belajar sebuah lagu, dan anda rasa sudah mulai menguasai lagu tersebut, coba anda rekam permainan anda, dan dengarkan, apakah anda sudah puas dengan permainan anda?
Jika belum disebelah mana? Hal itulah yang harus diperbaiki.
Ok, itu tips dari saya mengenai berlatih.
Semoga berguna, dan keep on practice ya teman teman.
Saya dulu pertama kali merekam suara saya, waktu saya dengar saya nyaris ngga kenal suara siapa itu, dan saya bertanya tanya kok suara saya seperti ini ya? waduh... hahahahaha... ^_^
Nah, begitu juga dengan bermain biola. Emang seperti merekam suara, ngga enak sih sebetulnya mendengarkan rekaman suara kita bermain biola, apalagi kalo kita sudah biasa mendengar permainan biola dari para pemain biola profesional. Tapi justru inilah titik yang membuat kita mengerti, seperti apa sebenarnya level permainan biola kita.
Jadi dengan cara merekam permainan kita kita jadi bisa memperhatikan banyak hal yang mungkin lepas dari perhatian kita pada saat kita bermain. Antara lain, pada saat kita mendengarkan rekaman kita bisa cek, apakah kita bermain dengan tempo yang stabil, terus bagaimana permainan kita apakah sudah mengalir? atau masih tersendat sendat. Terus intonasi kita bagaimana? apakah masih ada nada nada yang sumbang? Kalo ya, disebelah mana?
Nah berdasarkan ini, jadi kita tau dan kita punya acuan untuk melatih bagian mana yang harus diperbaiki.
Jadi ada baiknya apabila anda belajar sebuah lagu, dan anda rasa sudah mulai menguasai lagu tersebut, coba anda rekam permainan anda, dan dengarkan, apakah anda sudah puas dengan permainan anda?
Jika belum disebelah mana? Hal itulah yang harus diperbaiki.
Ok, itu tips dari saya mengenai berlatih.
Semoga berguna, dan keep on practice ya teman teman.
Apa Saja Yang Mempengaruhi Suara Biola
Mungkin setelah kita mencoba belajar bermain dasar dasar biola, kita pensaran, gimana sih biola itu? Apa aja sih yang sangat berpengaruh dalam menghasilkan suara di biola itu?
Untuk pertanyaan ini jawaban utamanya tentu saja adalah ya biola tersebut sendiri, bahan kayunya, dan juga pembuat biolanya, itu yang paling berperan utama dalam menunjukkan karakter suara dan kualitas suara sebuah biola. Akan tetapi banyak elemen elemen lain dalam biola yang juga tidak kalah pentingnya, dan juga berpengaruh dengan kualitas suara dari biola.
Apa saja sih elemen elemen ini?
Untuk pertanyaan ini jawaban utamanya tentu saja adalah ya biola tersebut sendiri, bahan kayunya, dan juga pembuat biolanya, itu yang paling berperan utama dalam menunjukkan karakter suara dan kualitas suara sebuah biola. Akan tetapi banyak elemen elemen lain dalam biola yang juga tidak kalah pentingnya, dan juga berpengaruh dengan kualitas suara dari biola.
Apa saja sih elemen elemen ini?
- Senar Biola.
Tentu saja senar ini memegang peranan penting dalam menghasilkan suara di biola, karena senar adalah sumber bunyi dari biola, yang dihasilkan dari pada saat senar digesek oleh bow. - Rosin.
Rosin yang dipakai juga mempengaruhi kualitas suara, karena rosin berpengaruh terhadap hasil dari gesekan senar oleh hair bow. - Bridge.
Bridge ini sebagai yang menghantarkan getaran dari senar ke body biola sangat berpengaruh terhadap kualitas suara yang dihasilkan. Untuk Bridge ini, kalo kita ingin suara biola kita lebih bright, maka kita bisa menipiskan bridge, tapi hati hati, kalo terlalu tipis nanti bisa patah. - Sound Post.
Sound Post ini sebagai penghantar getaran dari Lempeng depan biola, ke back plate, atau lempeng belakang biola. Posisi dari soundpost ini sangat mempengaruhi suara yang dihasilkan. Pada umumnya soundpost ini terletak sedikit dibawah posisi bridge, dekat senar A. Kita bisa melihatnya, dengan mengintip melalui F - Hole. - Shoulder Rest.
Shoulder rest ini juga berpengaruh terhadap suara karena kalo kita tidak menggunakan shoulder rest, maka otomatis lempeng belakang biola menempel pada bahu kita, sehingga sedikit banyak meredam getaran dari biola, sehingga tentu saja suara yang dihasilkan akan menjadi berbeda dibanding ketika kita menggunakan shoulder rest.
Oke, mungkin ada beberapa hal lain yang belum masuk disini, lain kali bisa saya update lagi. Kalo teman teman punya masukan, bisa sampaikan langsung ya. ^_^
Terus untuk bagian bagian dari biola, seperti mana itu bridge, senar, dll, saya dulu pernah menulis artikel mengenai "Bagian Bagian dari biola". Teman teman bisa coba baca artikel tersebut. ^_^
Terus untuk bagian bagian dari biola, seperti mana itu bridge, senar, dll, saya dulu pernah menulis artikel mengenai "Bagian Bagian dari biola". Teman teman bisa coba baca artikel tersebut. ^_^
Ok, itu dulu yang saya sampaikan kali ini.
Semoga bermanfaat, Semangat, dan terus berlatih ya teman teman. ^_^
Belajar Biola Itu Mudah Atau Susah Sih?
Banyak orang yang tanya hal ini, kalo belajar biola itu gampang ngga sih? Keliatannya susah ya? hahahahahaha......
Ya saya pribadi bilang, kita belajar sesuatu yang sebelumnya kita tidak bisa lakukan, ya pasti susah, mana ada belajar yang mudah, betul ngga?
Belajar biola pun demikian, namanya belajar ya pasti susah, dan untuk belajar sesuatu, itu diperlukan hasrat dari yang belajar untuk bisa, terus ada kemauan, dan rela kerja keras, mencurahkan waktu dan pikiran. Karena perlu dilatih dengan rutin. Karena belajar biola ini ibarat kaya fitness juga, kita ingin punya badan bagus, perut six pack, tapi workout nya cuma sebulan sekali, udah itu makan asal asalan, ya mana bisa.
Dan saya rasa sama seperti belajar ilmu apapun juga, makin lama dipelajari itu pelajarannya makin susah. Coba aja ingat ingat, pelajaran kelas 1 sd, ama kelas 2 sd, mana yang lebih gampang? terus bandingin sama kelas 5 atau kelas 6?
Jadi yang terpenting dalam belajar pastikan dulu dari awal kalo kita itu emang punya hasrat buat belajar, dan rela untuk invest waktu, tenaga dan pikiran, bahkan juga biaya untuk belajar, beli alat dan sebagainya. Apabila tidak mending jangan, daripada membuang waktu saja. ^_^
Terus juga kalo misalnya anda memutuskan untuk belajar, saya sarankan untuk selain mencari guru, juga punya komunitas berkumpul dengan sesama pemain biola, kenapa, karena ini sangat penting, karena disini kita bisa berbagi masalah kesusahan kita belajar, kita bisa bermain bersama juga, sehingga kita tau bahwa kita tidak sendirian.
Untuk mengenai komunitas ini saya pernah bahas di artikel Pentingnya Komunitas Biola.
Jadi buat yang sudah memutuskan untuk belajar, tetap semangat ya, cari teman teman yang sama sama belajar, belajar bersama, bermain bersama, dan jangan lupa untuk terus berlatih.
Untuk teman teman yang berlokasi di Bandung, di bandung ada komunitas biola yang bernama AVC Bandung
AVC Bandung ini selalu berkumpul tiap Hari Minggu pk. 13:30 di balai kota bandung. Jadi buat kalian yang ada di bandung, kalo ingin bergabung, langsung datang saja kesana.
Follow juga twitter AVC Bandung : @AVC_Bdg
atau Facebook Fan Page AVC Bandung di www.facebook.com/avcbandung
Semoga artikel kali ini bermanfaat.
Tetap semangat dalam belajar dan berlatih ya teman teman.
Ya saya pribadi bilang, kita belajar sesuatu yang sebelumnya kita tidak bisa lakukan, ya pasti susah, mana ada belajar yang mudah, betul ngga?
Belajar biola pun demikian, namanya belajar ya pasti susah, dan untuk belajar sesuatu, itu diperlukan hasrat dari yang belajar untuk bisa, terus ada kemauan, dan rela kerja keras, mencurahkan waktu dan pikiran. Karena perlu dilatih dengan rutin. Karena belajar biola ini ibarat kaya fitness juga, kita ingin punya badan bagus, perut six pack, tapi workout nya cuma sebulan sekali, udah itu makan asal asalan, ya mana bisa.
Dan saya rasa sama seperti belajar ilmu apapun juga, makin lama dipelajari itu pelajarannya makin susah. Coba aja ingat ingat, pelajaran kelas 1 sd, ama kelas 2 sd, mana yang lebih gampang? terus bandingin sama kelas 5 atau kelas 6?
Jadi yang terpenting dalam belajar pastikan dulu dari awal kalo kita itu emang punya hasrat buat belajar, dan rela untuk invest waktu, tenaga dan pikiran, bahkan juga biaya untuk belajar, beli alat dan sebagainya. Apabila tidak mending jangan, daripada membuang waktu saja. ^_^
Terus juga kalo misalnya anda memutuskan untuk belajar, saya sarankan untuk selain mencari guru, juga punya komunitas berkumpul dengan sesama pemain biola, kenapa, karena ini sangat penting, karena disini kita bisa berbagi masalah kesusahan kita belajar, kita bisa bermain bersama juga, sehingga kita tau bahwa kita tidak sendirian.
Untuk mengenai komunitas ini saya pernah bahas di artikel Pentingnya Komunitas Biola.
Jadi buat yang sudah memutuskan untuk belajar, tetap semangat ya, cari teman teman yang sama sama belajar, belajar bersama, bermain bersama, dan jangan lupa untuk terus berlatih.
Untuk teman teman yang berlokasi di Bandung, di bandung ada komunitas biola yang bernama AVC Bandung
AVC Bandung ini selalu berkumpul tiap Hari Minggu pk. 13:30 di balai kota bandung. Jadi buat kalian yang ada di bandung, kalo ingin bergabung, langsung datang saja kesana.
Follow juga twitter AVC Bandung : @AVC_Bdg
atau Facebook Fan Page AVC Bandung di www.facebook.com/avcbandung
Semoga artikel kali ini bermanfaat.
Tetap semangat dalam belajar dan berlatih ya teman teman.
Biola Buat Pemula
Banyak yang sering bertanya, kalau buat violinis pemula itu baiknya beli violin yang gimana sih? terus budgetnya kurang lebih berapa sih?
Kadang banyak yang berpendapat, kalo beli Biola buat pemula ga usah yang mahal mahal, ada betulnya, tetapi hati hati, sebab kalo biola yang terlalu murah, bisa menyusahkan, susah untuk dimainkan, karena tidak standar, dan lain lain. Jadi menurut saya, mending ambil patokan standar.
Kalo yang saya sarankan sih, untuk pemula ambil biola kelas merk Cremona tipe SV-50 (Sekitar tahun 2011 harga masih di kisaran 750 ribu satu set yaitu bow + Kotak + Biola) dan apabila untuk pemula saya sarankan, selain membeli biola, beli juga Shoulder rest, Tuner dan yang terpenting adalah Rosin.
Mengapa rosin? karena sebagus apapun biola anda, kalo bownya tidak diberi rosin, tidak akan bisa bersuara. ^_^
Untuk tumer, beli saja yang tuner digital, yang sudah termasuk metronome, karena ini sangat penting dalam anda belajar biola nantinya. Saya ada menulis mengenai Bagaimana Berlatih dengan metronome, dan Bagaimana Memilih Tuner.
Juga Shoulder rest, diawal belajar akan sangat membantu sekali kita dalam bermain, karena badan kita masih sangat tidak terbiasa untuk memegang biola, dengan adanya shoulder rest akan sangat terbantu. Untuk tip menggunakan shoulder rest ada artikel saya yang membahas Tentang Shoulder Rest.
Jadi kurang lebih kalo dihitung hitung habisnya untuk biola pemula sekitar 1 Jt Rupiah. Begitulah kurang lebih mengenai biola untuk memulai belajar.
Semoga penjelasan saya dapat menjawab pertanyaan mengenai bagaimana memilih biola untuk pemula.
^_^
Kadang banyak yang berpendapat, kalo beli Biola buat pemula ga usah yang mahal mahal, ada betulnya, tetapi hati hati, sebab kalo biola yang terlalu murah, bisa menyusahkan, susah untuk dimainkan, karena tidak standar, dan lain lain. Jadi menurut saya, mending ambil patokan standar.
Kalo yang saya sarankan sih, untuk pemula ambil biola kelas merk Cremona tipe SV-50 (Sekitar tahun 2011 harga masih di kisaran 750 ribu satu set yaitu bow + Kotak + Biola) dan apabila untuk pemula saya sarankan, selain membeli biola, beli juga Shoulder rest, Tuner dan yang terpenting adalah Rosin.
Mengapa rosin? karena sebagus apapun biola anda, kalo bownya tidak diberi rosin, tidak akan bisa bersuara. ^_^
Untuk tumer, beli saja yang tuner digital, yang sudah termasuk metronome, karena ini sangat penting dalam anda belajar biola nantinya. Saya ada menulis mengenai Bagaimana Berlatih dengan metronome, dan Bagaimana Memilih Tuner.
Juga Shoulder rest, diawal belajar akan sangat membantu sekali kita dalam bermain, karena badan kita masih sangat tidak terbiasa untuk memegang biola, dengan adanya shoulder rest akan sangat terbantu. Untuk tip menggunakan shoulder rest ada artikel saya yang membahas Tentang Shoulder Rest.
Jadi kurang lebih kalo dihitung hitung habisnya untuk biola pemula sekitar 1 Jt Rupiah. Begitulah kurang lebih mengenai biola untuk memulai belajar.
Semoga penjelasan saya dapat menjawab pertanyaan mengenai bagaimana memilih biola untuk pemula.
^_^
Latihan Long Note?
Sebagai pemula belajar biola, biasa latihan latihan sederhana yang dianjurkan antara lain adalah bermain long note, dan tangga nada, dan biasanya sebagai orang yang awal belajar biola kita seringkali berpikir, hei, saya belajar biola kan untuk bisa bermain lagu, buat apa saya belajar cuma tangga nada doank? buat apa cuma main do, re mi, dst... ^_^
Sebetulnya dalam belajar biola, belajar music, yang terpenting bukan latihannya apa, tapi bagaimana sikap kita pada saat berlatih. Bisa saja mungkin katakan kita berlatih setiap hari itu 24 jam full nonstop, akan tetapi kalo latihan itu kita cuma sekedar menggesek biola, tanpa tau apa tujuan yang mau kita latih ya semuanya bisa jadi sia sia.
Bukannya kita ga akan dapat kemajuan ya. Ya mungkin secara reflek tangan bisa menghapal gerakan, gerakan bisa jadi lebih lincah, akan tetapi aspek belajar music yang harus diperhatikan bukan hanya itu saja.
Misalnya dalam bermain long note aja, mungkin itu terlihat sangat sederhana, akan tetapi justru karena sederhana, sehingga pada saat bermain long note ini, kita jadi bisa memperhatikan hal-hal yang lain, seperti misalnya, apakah pada saat menggesek long note ini suara kita sudah stabil, tidak naik turun? Apakah gesekan bow kita sudah lurus?
Dengan membiasakan di long note, maka lama kelamaan gerakan ini masuk ke alam bawah sadar kita, sehingga pada saat bermain lagu pun, apa yang kita latih disini akan keluar, sehingga baik intonasi, dan kestabilan suaranya jadi lebih baik.
Juga dalam berlatih tangga nada, banyak hal disini yang bisa dipelajari, antara lain, apakah kita bermain antara satu not ke not berikutnya sudah mengalir, atau masih putus putus? terus apakah intonasi kita sudah tepat? disini juga kita bisa sambil menghapalkan bunyi not, sehingga lama lama melatih kepekaan telinga kita untuk mendengar nada yang benar.
Jadi sebetulnya, untuk berlatih, dari banyak latihan yang sederhana pun, kita dapat mendapatkan hasil yang banyak. Bahkan terkadang lebih baik kita berlatih latihan dasar tapi dapat kita pahami dengan baik, daripada kita berlatih sesuatu yang rumit, yang tidak sanggup kita kuasai, dan akhirnya hanya membuang waktu saja.
Selamat berlatih ya teman teman, moga sukses dengan biolanya.
Sebetulnya dalam belajar biola, belajar music, yang terpenting bukan latihannya apa, tapi bagaimana sikap kita pada saat berlatih. Bisa saja mungkin katakan kita berlatih setiap hari itu 24 jam full nonstop, akan tetapi kalo latihan itu kita cuma sekedar menggesek biola, tanpa tau apa tujuan yang mau kita latih ya semuanya bisa jadi sia sia.
Bukannya kita ga akan dapat kemajuan ya. Ya mungkin secara reflek tangan bisa menghapal gerakan, gerakan bisa jadi lebih lincah, akan tetapi aspek belajar music yang harus diperhatikan bukan hanya itu saja.
Misalnya dalam bermain long note aja, mungkin itu terlihat sangat sederhana, akan tetapi justru karena sederhana, sehingga pada saat bermain long note ini, kita jadi bisa memperhatikan hal-hal yang lain, seperti misalnya, apakah pada saat menggesek long note ini suara kita sudah stabil, tidak naik turun? Apakah gesekan bow kita sudah lurus?
Dengan membiasakan di long note, maka lama kelamaan gerakan ini masuk ke alam bawah sadar kita, sehingga pada saat bermain lagu pun, apa yang kita latih disini akan keluar, sehingga baik intonasi, dan kestabilan suaranya jadi lebih baik.
Juga dalam berlatih tangga nada, banyak hal disini yang bisa dipelajari, antara lain, apakah kita bermain antara satu not ke not berikutnya sudah mengalir, atau masih putus putus? terus apakah intonasi kita sudah tepat? disini juga kita bisa sambil menghapalkan bunyi not, sehingga lama lama melatih kepekaan telinga kita untuk mendengar nada yang benar.
Jadi sebetulnya, untuk berlatih, dari banyak latihan yang sederhana pun, kita dapat mendapatkan hasil yang banyak. Bahkan terkadang lebih baik kita berlatih latihan dasar tapi dapat kita pahami dengan baik, daripada kita berlatih sesuatu yang rumit, yang tidak sanggup kita kuasai, dan akhirnya hanya membuang waktu saja.
Selamat berlatih ya teman teman, moga sukses dengan biolanya.
Mengenal Rhytm
Sebetulnya apa sih Rhytm itu? Rhytm itu mungkin bisa kita artikan sebagai variasi, nada atau not dalam rentang waktu tertentu. Jadi misalnya dalam satu birama 4/4 itu ada 4 ketukan not 1/4 itu adalah temponya, sedangkan untuk Rhytm nya mungkin bisa saja di awal ada 2 not 1/8 terus disusul dengan 3 not 1/4 dan lain lain.
Jadi rhytm ini adalah variasi not, atau pola yang ada dalam lagu.
Setelah kita bisa belajar untuk mengetuk tempo dengan konstan, selanjutnya kita juga harus belajar untuk menyesuaikan rhytm dan tempo, sehingga ketika kita bermain bersama orang lain, permainan kita bisa selaras, tidak saling mendahului, atau balapan, sehingga akan terdengar lebih asik.
Salah satu latihan untuk belajar mengenalin rhytm dengan baik adalah dengan memainkan etude untuk bermain biola seperti misalnya Wolfhart, disitu akan disediakan berbagai macam variasi nada dan rhytm, sehingga kita terbiasa untuk memainkan beberapa variasi yang susah.
Untuk berlatih etude ini, saya tetap menyarankan menggunakan metronome, sehingga tempo kita bisa langsung terdeteksi apabila ada bagian bagian yang kita kesulitan dan melambat.
Nah bagian bagian inilah yang harus mendapat perhatian khusus, dan dilatih lebih lanjut lagi.
Untuk mengenai bagaimana berlatih dengan metronome, dapat dilihat di salah satu artikel yang lalu mengenai: "Berlatih Dengan Metronome".
Jadi rhytm ini adalah variasi not, atau pola yang ada dalam lagu.
Setelah kita bisa belajar untuk mengetuk tempo dengan konstan, selanjutnya kita juga harus belajar untuk menyesuaikan rhytm dan tempo, sehingga ketika kita bermain bersama orang lain, permainan kita bisa selaras, tidak saling mendahului, atau balapan, sehingga akan terdengar lebih asik.
Salah satu latihan untuk belajar mengenalin rhytm dengan baik adalah dengan memainkan etude untuk bermain biola seperti misalnya Wolfhart, disitu akan disediakan berbagai macam variasi nada dan rhytm, sehingga kita terbiasa untuk memainkan beberapa variasi yang susah.
Untuk berlatih etude ini, saya tetap menyarankan menggunakan metronome, sehingga tempo kita bisa langsung terdeteksi apabila ada bagian bagian yang kita kesulitan dan melambat.
Nah bagian bagian inilah yang harus mendapat perhatian khusus, dan dilatih lebih lanjut lagi.
Untuk mengenai bagaimana berlatih dengan metronome, dapat dilihat di salah satu artikel yang lalu mengenai: "Berlatih Dengan Metronome".
Haruskah Saya belajar Music Classic?
Banyak yang mulai belajar biola, yang bertanya haruskah saya belajar music Classic? Saya kan sukanya music pop, kenapa harus belajar music Classic?
Sebetulnya sih ngga harus juga, akan tetapi banyak teknik teknik permainan biola yang ada didalam music classic, dan tingkat kesulitan dari music classic ini beraneka ragam, cocok sekali untuk belajar music.
Jadi kenapa kita belajar music classic, adalah untuk sebagai dasar. Karena disana banyak yang dapat kita pelajari. Kita belajar mengenai perkembangan music, mengenai pola pola dalam lagu, dan juga banyak teknik teknik lain.
Jadi itulah sebabnya kenapa kita untuk memulai belajar harus dari music classic terlebih dahulu sebagai fondasi permainan kita. Nantinya apabila kita sudah kuasai, maka untuk kita belajar aliran music yang lain akan menjadi lebih mudah.
Selain itu juga dengan belajar music classic ini kita juga belajar mengenai sejarah music, kita bisa ikut belajar juga mengenai berbagai macam latar belakang komponis music jaman jaman music classic yang luar biasa, dari sana kita juga akan mendapatkan motivasi, dan semangat, bahwa mereka ternyata dalam keadaan yang tidak mudah pun, mereka bisa belajar bahkan menjadi sangat luar biasa. Semangat dan keteguhan mereka ini bisa menjadi inspirasi bagi kita untuk belajar.
Ok, sekian dulu mungkin sharing saya kali ini. ^_^
Thx ya buat yang sudah menyimak. ^_^
Sebetulnya sih ngga harus juga, akan tetapi banyak teknik teknik permainan biola yang ada didalam music classic, dan tingkat kesulitan dari music classic ini beraneka ragam, cocok sekali untuk belajar music.
Jadi kenapa kita belajar music classic, adalah untuk sebagai dasar. Karena disana banyak yang dapat kita pelajari. Kita belajar mengenai perkembangan music, mengenai pola pola dalam lagu, dan juga banyak teknik teknik lain.
Jadi itulah sebabnya kenapa kita untuk memulai belajar harus dari music classic terlebih dahulu sebagai fondasi permainan kita. Nantinya apabila kita sudah kuasai, maka untuk kita belajar aliran music yang lain akan menjadi lebih mudah.
Selain itu juga dengan belajar music classic ini kita juga belajar mengenai sejarah music, kita bisa ikut belajar juga mengenai berbagai macam latar belakang komponis music jaman jaman music classic yang luar biasa, dari sana kita juga akan mendapatkan motivasi, dan semangat, bahwa mereka ternyata dalam keadaan yang tidak mudah pun, mereka bisa belajar bahkan menjadi sangat luar biasa. Semangat dan keteguhan mereka ini bisa menjadi inspirasi bagi kita untuk belajar.
Ok, sekian dulu mungkin sharing saya kali ini. ^_^
Thx ya buat yang sudah menyimak. ^_^
Berlatih Dengan Metronome
Apa sih yang terpenting dalam bermain music? dalam bermain music, emang pitch penting, tapi ternyata ada yang lebih penting lagi, yaitu Tempo dan Rhytm. Sebab kalo kita pitch tidak tepat, orang awam terkadang tidak terlalu memperhatikan, tapi apabila tempo kita salah, orang tidak mengenal music pun tau kalo kita salah dalam bermain.
Itulah sebabnya, kenapa tempo ini sangat penting buat kita yang sedang belajar alat music. Saya sendiri mengakui, hambatan diawal belajar adalah masalah tempo. Saya kurang bisa menghitung tempo dengan benar, karena sering hitung melambat, atau menjadi lebih cepat. Disinilah peran penting kita untuk memiliki alat yang bernama metronome.
Disarankan agar setiap berlatih, kita biasakan diri untuk menggunakan metronome. Nah, menggunakan metronome ini tujuannya adalah untuk mengkoreksi tempo internal kita dengan menyesuaikannya dengan metronome, bukan berarti pada saat berlatih, karena ada metronome kita jadi ngga menghitung ketukan.
Jadi disini kita membiasakan untuk menyesuaikan apakah cara kita menghitung tempo sudah sesuai, kalo belum bagian mana? kenapa?
Dengan terus membiasakan diri menggunakan metronome, maka perlahan lahan, kita akan bisa menjaga tempo kita lebih stabil.
Jadi buat yang baru berlatih bermain music, saya sangat menyarankan untuk memiliki alat yang bernama metronome ini, karena sangat bermanfaat.
Ingat, bermain music, apalagi bermain music dalam kelompok, apabila tempo kita tidak sesuai sangatlah fatal, karena itu tempo yang tepat adalah hal yang utama untuk dilatih.
Selain metronome, ada banyak alat bantu berlatih biola, salah satunya saya peranah menulis mengenai Menggunakan Tuner,
Ok, selamat berlatih.
CU next time.
Itulah sebabnya, kenapa tempo ini sangat penting buat kita yang sedang belajar alat music. Saya sendiri mengakui, hambatan diawal belajar adalah masalah tempo. Saya kurang bisa menghitung tempo dengan benar, karena sering hitung melambat, atau menjadi lebih cepat. Disinilah peran penting kita untuk memiliki alat yang bernama metronome.
Disarankan agar setiap berlatih, kita biasakan diri untuk menggunakan metronome. Nah, menggunakan metronome ini tujuannya adalah untuk mengkoreksi tempo internal kita dengan menyesuaikannya dengan metronome, bukan berarti pada saat berlatih, karena ada metronome kita jadi ngga menghitung ketukan.
Jadi disini kita membiasakan untuk menyesuaikan apakah cara kita menghitung tempo sudah sesuai, kalo belum bagian mana? kenapa?
Dengan terus membiasakan diri menggunakan metronome, maka perlahan lahan, kita akan bisa menjaga tempo kita lebih stabil.
Jadi buat yang baru berlatih bermain music, saya sangat menyarankan untuk memiliki alat yang bernama metronome ini, karena sangat bermanfaat.
Ingat, bermain music, apalagi bermain music dalam kelompok, apabila tempo kita tidak sesuai sangatlah fatal, karena itu tempo yang tepat adalah hal yang utama untuk dilatih.
Selain metronome, ada banyak alat bantu berlatih biola, salah satunya saya peranah menulis mengenai Menggunakan Tuner,
Ok, selamat berlatih.
CU next time.
Bagian Bagian dari Biola
Seperti kata pepatah, tak kenal maka tak sayang, begitu juga dengan biola ini, kalo katanya kita menyukai alat musik ini, maka kita juga harus mengenal bagian bagian apa saja sih yang ada di biola ini. ^_^
Biola termasuk alat musik gesek, kenapa? Karena cara memainkannya yang digesek. Nah saat ini kita akan membahas bagian bagian dari body alat musik biola ini.
Jadi apa saja sih bagian bagian dari biola?
Berikut ada beberapa gambar yang bisa menjelaskan:
Dibagian paling atas dari biola ada yang namanya scroll. Scroll ini tidak punya kegunaan khusus, hanya sebagai hiasan untuk mempercantik biola. Pada umumnya scroll ini bentuknya seperti gulungan sesuatu begitu, akan tetapi ada beberapa pembuat biola yang membuat scroll dalam bentuk yang bervariasi, seperti mungkin bentuk kepala hewan, atau banyak lagi yang lain. ^_^
Kemudian peg, adalah tempat kita menyangkutkan masing masing senar, dan menggulung untuk mengatur ketegangan senar agar menghasilkan nada yang sesuai.
Untuk Tuning Biola dilakukan dengan memutar peg ini.
Juga ada Finger board, pada umumnya finger board dibuat dari bahan kayu ebony, sehingga warnanya hitam. Kayu ebony ini adalah kayu yang keras, cocok buat sebagai finger board. Finger board ini adalah temapt dimana kita menekan senar (Stop the string) untuk menghasilkan nada tertentu apabila senar digesek dengan bow.
Semudian juga ada bridge, ini adalah salah satu bagian biola yang kecil tapi juga penting, karena bridge berfungsi untuk meneruskan getaran dari senar ke body biola, sehingga menghasilkan resonansi suara yang kemudian keluar dari F Hole.
Dan ada bagian kecil yang tidak terlihat, tapi sangat penting, yaitu sound post. Yang seperti tiang kecil didalam biola, posisi dibawah bridge, yang berfungsi untuk meneruskan getaran dari Lempeng depan tempat menempel Bridge, ke lempeng belakang (Back Plate).
Ok, mungkin segini dulu penjelasan singkat dari saya mengenai part dari biola.
Lain kali kita bahas lagi lebih lanjut. ^_^
Biola termasuk alat musik gesek, kenapa? Karena cara memainkannya yang digesek. Nah saat ini kita akan membahas bagian bagian dari body alat musik biola ini.
Jadi apa saja sih bagian bagian dari biola?
Berikut ada beberapa gambar yang bisa menjelaskan:
Dibagian paling atas dari biola ada yang namanya scroll. Scroll ini tidak punya kegunaan khusus, hanya sebagai hiasan untuk mempercantik biola. Pada umumnya scroll ini bentuknya seperti gulungan sesuatu begitu, akan tetapi ada beberapa pembuat biola yang membuat scroll dalam bentuk yang bervariasi, seperti mungkin bentuk kepala hewan, atau banyak lagi yang lain. ^_^
Kemudian peg, adalah tempat kita menyangkutkan masing masing senar, dan menggulung untuk mengatur ketegangan senar agar menghasilkan nada yang sesuai.
Untuk Tuning Biola dilakukan dengan memutar peg ini.
Juga ada Finger board, pada umumnya finger board dibuat dari bahan kayu ebony, sehingga warnanya hitam. Kayu ebony ini adalah kayu yang keras, cocok buat sebagai finger board. Finger board ini adalah temapt dimana kita menekan senar (Stop the string) untuk menghasilkan nada tertentu apabila senar digesek dengan bow.
Semudian juga ada bridge, ini adalah salah satu bagian biola yang kecil tapi juga penting, karena bridge berfungsi untuk meneruskan getaran dari senar ke body biola, sehingga menghasilkan resonansi suara yang kemudian keluar dari F Hole.
Dan ada bagian kecil yang tidak terlihat, tapi sangat penting, yaitu sound post. Yang seperti tiang kecil didalam biola, posisi dibawah bridge, yang berfungsi untuk meneruskan getaran dari Lempeng depan tempat menempel Bridge, ke lempeng belakang (Back Plate).
Ok, mungkin segini dulu penjelasan singkat dari saya mengenai part dari biola.
Lain kali kita bahas lagi lebih lanjut. ^_^
Subscribe to:
Posts (Atom)

