Menjaga konsistensi itu bukanlah hal yang mudah, apalagi untuk hal yang kita juga belum tau dengan pasti hasilnya, demikian juga dengan belajar biola. Seringkali pada awal kita belajar kita begitu semangat, tapi kemudian kita akan dihadapkan dengan banyak persoalan, yaitu bahwa mempelajari alat music satu ini tidaklah mudah.
Kalo saya pernah bilang, belajar biola itu awalnya susah, nanti makin lama, makin susah lagi. Hahahahaha..... ^_^ but its true, kalian mau belajar apapun, makin kalian mendalami bidang itu, makin rumit juga yang harus kita pelajari sama dengan biola ini.
Ok, kita sambung lagi cerita saya kemarin ya. Jadi akhirnya setelah kita sama sama mulai bertemu tiap minggu, akhirnya kita komit, kita lanjutkan, bahkan waktu itu sempat ada dari komunitas biola depok, Mas wando, datang berkunjung ke bandung juga.
Saya sangat terkesan dengan mas Wando.dari AVC Depok. Beliau sharing pada kita tentang komunitas biola di depok yang saat itu sudah terbentuk dan berjalan, kita pun jadi ingin untuk mempunyai komunitas seperti di depok di bandung ini. Apa yang diceritakan Mas Wando sangat menginspirasi kita, akan tetapi kita mempunyai sedikit masalah disini, yaitu kita tidak punya tenaga ahli. Kita semua berkumpul modal semangat, akan tetapi kemampuan kita bermain biola semuanya masih not besar.
Kita masih baru kenal ini biola, belum bisa main, belum bisa baca not balok, waktu itu hanya 1 orang yang sudah cukup bisa, teman kita Bung Jerry. Sehingga ini jadi masalah yang cukup pelik juga.
Masa masa tahun pertama ditaman Ganesha ini begitu berat, tapi saya sangat salut dengan ketua kita Bang Dede, beliau walau kadang datang hanya seorang diri, ga ada yang datang berkumpul, karena kebetulan waktu itu saya juga ada kegiatan dari tempat les music saya, akan tetapi dia tetap tekun menjaga komunitas ini.
Hingga akhirnya saya rasa Tuhan melihat keinginan kuat, dan dedikasi ketua kita ini dalam mempertahankan komunitas kita. Mungkin memang Tuhan ingin komunitas ini benar benar terwujud di bandung, sehingga sedikit demi sedikit, satu persatu orang Tuhan kirimkan kedalam komunitas kita, orang-orang yang sudah bisa bermain biola, dan punya hasrat kuat juga untuk membina komunitas kita, sehingga akhirnya perlahan lahan komunitas kita bisa maju kembali.
Tapi walau begitu, tetap jalan tidak mudah, perjuangan masih harus terus berlanjut.
Jalan masih sangat panjang, dan berliku liku........
Showing posts with label AVC Bandung. Show all posts
Showing posts with label AVC Bandung. Show all posts
Mulai Belajar Biola
Belajar biola ternyata bahkan lebih susah daripada apa yang pernah saya bayangkan. Ya sebelumnya saya pernah dengar dari teman bahwa biola menguasainya sulit, saya sempat membaca beberapa tutorial di internet, dan browsing berbagai informasi sebelum akhirnya saya menghadiri kelas biola saya yang pertama kali.
Kesulitan kesulitan yang saya alami terutama bahwa saya menyadri saya ini tidak mempunyai musicalitas yang bagus, walaupun saya punya keinginan kuat untuk belajar, tapi saya nol besar soal music, saya harus mulai sedikit demi sedikit, walau berat dan susah tapi saya sudah bertekad saya mau menguasai alat music ini.
Kemudian akhirnya selain melalui les music, saya juga mencari cari teman atau komunitas untuk sama sama belajar biola. Waktu itu saya mencari cari dan akhirnya menemukan sebuah group di facebook yaitu Kaskuser Violinist Group. nah disana saya mulai bertanya tanya, ada teman yang dari bandung? ternyata cukup banyak juga, akhirnya kita berbincang bincang, dan putuskan untuk coba bertemu. Waktu itu kita ketemu di Taman Ganesha dekat ITB.
Maka dari awal kita bertemu itu, kita saling berkenalan, dan akhirnya kita memutuskan untuk rutin ketemu setiap minggu sehingga kita bisa belajar dan berlatih bersama.
Itulah awal mulanya saya berkenalan dengan komunitas biola, yang akhirnya nanti berubah nama menjadi sebuah komunitas bernama AVC Bandung.
Begitulah kisah awal saya belajar biola ini.
Kesulitan kesulitan yang saya alami terutama bahwa saya menyadri saya ini tidak mempunyai musicalitas yang bagus, walaupun saya punya keinginan kuat untuk belajar, tapi saya nol besar soal music, saya harus mulai sedikit demi sedikit, walau berat dan susah tapi saya sudah bertekad saya mau menguasai alat music ini.
Kemudian akhirnya selain melalui les music, saya juga mencari cari teman atau komunitas untuk sama sama belajar biola. Waktu itu saya mencari cari dan akhirnya menemukan sebuah group di facebook yaitu Kaskuser Violinist Group. nah disana saya mulai bertanya tanya, ada teman yang dari bandung? ternyata cukup banyak juga, akhirnya kita berbincang bincang, dan putuskan untuk coba bertemu. Waktu itu kita ketemu di Taman Ganesha dekat ITB.
Maka dari awal kita bertemu itu, kita saling berkenalan, dan akhirnya kita memutuskan untuk rutin ketemu setiap minggu sehingga kita bisa belajar dan berlatih bersama.
Itulah awal mulanya saya berkenalan dengan komunitas biola, yang akhirnya nanti berubah nama menjadi sebuah komunitas bernama AVC Bandung.
Begitulah kisah awal saya belajar biola ini.
Subscribe to:
Posts (Atom)